• Jendela UPVC Sliding AW Plus

    Jendela UPVC AW Jenis ini adalah jendela yang dibuka dengan cara digeser kesamping kanan atau kiri. Sistem nya hampir sama dengan Pintu UPVC AW jenis Geser / Sliding. Hanya saja lebih diperuntukkan untuk jendela dan umumnya digunakan dengan tujuan agar ruang dalam tidak terganggu oleh bukaan daun jendela sehingga lebih maksimal (menghemat tempat).
     
    Selain itu, udara segar dan cahaya alami matahari dapat masuk dengan efektif. Akan tetapi ruang buka untuk masuk udara lebih sempit.

    Paling sedikit ada dua daun, ketika satu jendela digeser, maka ruang buka udara hanya selebar satu daun jendela, berbeda dengan jendela swing yang ruang buka udaranya bisa di maksimalkan sebanyak jumlah daun jendela.

    Biasanya jendela ini digunakan di rumah-rumah modern dengan konsep terbuka. Jendela Geser UPVC AW jenis Sliding ini dapat dibuat dengan berbagai macam variasi daun ; jendela sliding 2 daun, 4 daun, 3 daun, dst.

    Jendela jungkit buka atas banyak diterapkan pada rumah-rumah era 80-an sampai sekarang. Jendela ini hampir sama dengan pivot jika dilihat dari segi efektifitas udara dan cahaya maupun tumpuan engsel. Perbedaannya, udara yang keluar lebih sedikit dibanding jendela pivot yang mempunyai dua aliran udara ketika daun jendela terbuka. Namun untuk di Indonesia penggunaan jendela model ini sangat jarang.

    Pada jendela jungkit buka bawah salah satu keuntungannya adalah ketika cuaca sedang dalam keadaan panas, kita tetap dapat membuka jendela agar udara/angin dari luar dapat masuk ke dalam ruangan. Namun panas matahari masih dapat ditahan oleh kaca. Jendela jungkit upvc tidak menggunakan engsel biasa seperti yang dipakai dalam jendela kayu, namun menggunakan friction stay. Dengan menggunakan hardware tersebut kita dapat mengatur seberapa besar bukaan yang kita inginkan.

    Jendela jungkit ini sangat cocok digunakan di tempat yang tinggi untuk area kamar mandi dan toilet.

    KEUNTUNGAN JENDELA UPVC SLIDING AW :

    • Keluar masuknya udara lebih lancar dan maksimal.
    • Menghemat tempat
    • Meredam suara kebisingan secara maksimal.
    • Penguncian bisa ganda maupun tunggal.
    • Ukuran menyesuaikan kebutuhan proyek bangunan anda.
    • Adanya double seal agar tidak bocor.
    • Membuat desain rumah anda menjadi elegan.
    • Perawatannya sangat mudah.
    • Terdapat 4 pilihan warna PROFIL : putih, cokelat tua, hitam, dan motif kayu.

    Juga Terdapat beberapa pilihan kaca yang bisa digunakan sebagai pertimbangan :

    • Kaca Bening / Clear : merupakan kaca yang paling banyak dipakai karena kacanya bening tidak mempunyai warna. Sehingga cahaya dari luar tampak dengan jelas dari dalam ruangan. Dengan kaca ini Anda dapat melihat keadaan di luar bagunan dengan jelas.
    • Kaca Double Glass : Kaca jenis ini dikhususkan untuk meredam suara atau untuk kedap suara. Kaca terdiri dari dua lapisan kaca dan antar kedua kaca tersebut terdapat ruang hampa udara yang sudah divacum. Ruang hampa udara ini fungsinya adalah menghambat suara masuk atau keluar dari dalam maupun dari luar ruangan. Dengan menggunakan kaca ini menjadikan kedap suara. Jenis kaca ini banyak dipakai di studio-studio musik, juga cocok dipakai untuk rumah / bagunan yang dekat dengan jalan raya / suasana yang bising dari luar ruangan.
    • Kaca Laminated : Kaca dengan sistem keamanan / perlindungan tinggi (safty glass). Kaca laminated ini menggunakan dua lapisan kaca dan antara dua kaca tersebut terdapat film. Kelebihannya jika kaca dipecahkan maka kaca tidak akan langsung terjatuh tetapi masih menempel pada kaca film. Kaca ini cukup sulit untuk dijebol. Cocok untuk bangunan Anda yang tidak ingin memakai teralis.
    • Kaca Tempered : Jenis kaca ini memiliki kekuatan tinggi dibandingkan kaca lainnya. Proses produksi kaca tempered ini dengan memanaskan ulang kaca hingga 700° C. Kemudian didingan dengan menyemprotkan udara pada permukaan secara merata. Kaca Tempered ini mempunyai kelebihan dari segi kekuatan dan ketika pecah kaca akan menjadi pecahan yang kecil-kecil.

    Contoh warna Profil UPVC : Putih, Cokelat Tua, Hitam, dan Motif Kayu :